Pagi Secerah Mendung
Kala pagi yang kusambut tidak secerah biasanya. Hujan yang turun kuharap ia membawa harapan baik. Pagi ini entah apa yang aku pikirkan lagi. Entahlah...aku masih tidak percaya jika masih ada segelintir orang yang belum bisa menerapkan toleransi pada umat yang beda dengan kita, Padahal, waktu aku masih kecil, aku sudah diajari oleh orang tuaku , guru-guru, dan orang lain untuk menghormati dan menghargai orang lain. Bukankah terhadap mereka, kita harus menghormati seperti mereka menghormati kita. Bukankah kita harus selalu tolong menolong dengan mereka, kecuali dalam hal agama. Sudah hanya begitu saja kok, apa yang sulit? Jika kita tak bisa untuk menghargai, setidaknya kita jangan mengajak orang lain pula untuk tidak menghargai yang berbeda dengan kita. Aku prihatin saja, masih mendengar orang yang sangat fanatik dengan yang berbeda terhadap kita. Aku hanya ingin kita hidup berdampingan dengan mereka, aman, tentram, damai, sejahtera, dan bahagia.
Aku tak bermaksud untuk membela atau apalah. Ya, aku hanya mencoba untuk mengingat kembali. Jika kita di posisi mereka dan diperlakukan seperti itu, apakah hati kita tidak sakit? Apakah kita tidak akan sedih, padahal kita sudah berperilaku baik. Think again :) just like that. Jangan berlaku buruk terhadap mereka yang berlaku baik :)
Komentar
Posting Komentar